Abstract
Efektivitas respons terhadap wabah penyakit menular sangat bergantung pada kecepatan pelaporan dari tingkat akar rumput. Artikel ini membahas pengembangan sistem surveilans berbasis komunitas yang memungkinkan warga melaporkan gejala penyakit secara anonim melalui platform pesan instan yang terintegrasi dengan dasbor kesehatan daerah. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan akurasi early warning system sebesar 35% dibandingkan sistem pelaporan manual. Integrasi data ini memfasilitasi pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang lebih presisi di tingkat kecamatan.
