Integrasi Big Data dan Partisipasi Komunitas dalam Pemetaan Real-Time Penyakit Menular di Tingkat Kelurahan

Hendra Kurniawan
Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI  | Author
Maria Ulfa
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Amikom Yogyakarta  | Author

Abstract

Efektivitas respons terhadap wabah penyakit menular sangat bergantung pada kecepatan pelaporan dari tingkat akar rumput. Artikel ini membahas pengembangan sistem surveilans berbasis komunitas yang memungkinkan warga melaporkan gejala penyakit secara anonim melalui platform pesan instan yang terintegrasi dengan dasbor kesehatan daerah. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan akurasi early warning system sebesar 35% dibandingkan sistem pelaporan manual. Integrasi data ini memfasilitasi pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang lebih presisi di tingkat kecamatan.

Surveilans Komunitas Big Data Kesehatan Smart City Mitigasi Wabah Geofencing
Issue  :  Vol. 1 No. 1 (2026): Transformasi Kesehatan Berbasis Komunitas di Era Digital
Section  :  Articles
Published  :  13-05-2026
Downloads  : 

References

Adler, N. E., & Stewart, J. (2010). Health Disparities Across the Lifespan: Meaning, Methods, and Mechanisms. Annals of the New York Academy of Sciences.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Cetak Biru Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2024. Jakarta: Kemenkes RI.

Murthy, C. R., & Mani, M. P. (2021). Digital Health Transformation: Challenges and Opportunities in Community-Based Care. Journal of Medical Internet Research, 23(5).

Prasetyo, A., & Widodo, H. (2023). Literasi Digital dan Adopsi Teknologi Informasi pada Tenaga Sukarelawan Kesehatan di Indonesia. Jurnal Tata Kelola Kesehatan Masyarakat, 12(2), 145-160.

World Health Organization. (2020). Global Strategy on Digital Health 2020-2025. Geneva: WHO Press.